Meningkatkan Budaya Literasi di Kalangan Mahasiswa UPGRIS Melalui PJTD

Vokalpers.com- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Vokal UPGRIS telah menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD).  Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 18 sampai 20 Oktober 2019 di Homestay Tentrem, Blanten Kidul Jimbaran, Kec. Bandungan, Semarang. Kegiatan PJTD ini sebagai bentuk penerimaan anggota baru di LPM Vokal. Sebelum diadakannya PJTD, pengurus vokal terlebih dahulu memilih para calon anggota LPM Vokal melalui seleksi penulisan dan wawancara. Alhasil, dari sekian pendaftar, yang berhasil lolos dalam tahap ini diperkirakan berjumlah belasan anggota. Anggota yang sudah mengikuti pelatihan PJTD nantinya akan magang di LPM Vokal selama satu tahun. PJTD diadakan satu tahun sekali, di setiap ajaran baru.

Kegiatan PJTD tahun ini mengusung tema “Memantik Mahasiswa Agar Gemar Beliterasi.” Menurut salah satu pengurus LPM Vokal Aris Yulianto, kegiatan PJTD tidak hanya bertujuan memperkenalkan dunia jurnalistik tingkat dasar tetapi juga menyalurkan budaya literasi yang semakin lama mengalami degenerasi di kalangan mahasiswa.

“Kegiatan berliterasi di kalangan mahasiswa mengalami degradasi sejalan dengan menyeruaknya internet yang mempermudah pekerjaan mahasiswa. Sayangnya, internet tidak hanya menyediakan kemudahan menyelesaikan tugas mahasiswa, tapi hiburan tanpa batas. Nah, hiburan ternyata berlebih digunakan mahasiswa, sehingga kegiatan berliterasi pun terganti dengan menikmati hiburan dari internet. Nah, dari situlah tema PJTD dibuat, tujuannya agar mahasiswa kembali gemar berliterasi. Bahkan, dengan melakukan literasi digital sudah memberikan dampak positif untuk meningkatkan kemampuan diri mahasiswa yang berkualitas dan integritas” ujar Aris.

Adapun materi yang disampaikan para narasumber saat kegiatan PJTD diantaranya, ada pengenalan organisasi yang menaungi  lembaga pers di dewan kota Semarang yaitu PPMI, teknik penulisan features dan reportase, fotografi, laporan utama, dan dasar-dasar kepenulisan. Dari materi pelatihan PJTD ini, bisa menjadi bekal bagi anggota baru untuk  menemani dalam perjalanannya sebagai anggota magang vokal. Selain itu, selama kegiatan PJTD, pengurus Vokal membagi anggota menjadi dua kelompok untuk membuat buletin bayangan.

Buletin bayangan ini adalah hasil karya pertama dari anggota baru vokal. Tujuan membuat buletin bayangan adalah sebagai latihan pertama dalam menulis unsur-unsur apa saja yang ada di buletin seperti opini, esai, resensi film/buku, cerpen, puisi, dan lain sebagainya. Peserta diberi waktu dua hari dalam menyelesaikan tugas buletin bayangan.  “Sempat mengalami kesulitan saat mencari ide apa yang harus ditulis, karena saya kurang berpengalaman di dunia jurnalistik. Jadi, masih banyak yang perlu dikoreksi. Dengan adanya pelatihan PJTD ini, sangat bermanfaat karena kita jadi tahu cara penulisan yang benar” Tutur Eva Arifatul Mahmudah, salah satu peserta PJTD.

Sebagai penghargaan terhadap usaha peserta, panitia sudah mempersiapkan hadiah untuk pemenang kategori buletin bayangan terbaik. Panitia tidak melulu memberi tugas kepada peserta untuk menulis saja tanpa melakukan aktivitas lainnya. Panitia juga mengadakan semacam hiburan seperti setiap paginya ada acara senam pagi, pentas seni yang diadakan saat malam terakhir pelatihan dan permainan seru lainnya.

Tidak hanya buletin bayangan, peserta juga menulis seperti laporan  utama, straight news dan berita feature. Anggota yang mengikuti kegiatan PJTD inipun dari semester yang beragam. Ada mahasiswa semester 1, 3, dan 5 yang turut ikut serta dalam pelatihan PJTD tahun ini.  Setelah mengikuti pelatihan PJTD, bukan berarti anggota terbebas dari tugas menulisnya. Sebagai anggota yang berada di naungan Lembaga Pers Mahasiswa, pengurus Vokal membagi tugas perminggu bagi anggotanya untuk menghasilkan satu tulisan yang nantinya dimuat di website ataupun buletin Vokal. Tidak hanya menulis, pengurus menghimbau kepada anggotanya, untuk dijadwal dalam kegiatan liputan di setiap ada peristiwa yang memang tepat untuk diliput.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut ini, ternyata mendapat respon positif dari peserta PJTD, “senang sekali rasanya bisa ikut pelatihan ini, karena disini kita bisa belajar bareng tentang dunia jurnalistik tingkat dasar. Tidak hanya itu, kita disini kan acara pelatihan, tetapi berasa kayak liburan. Karena, dari tempatnya saja dekat dengan wisata di Umbul. Seru sekali sih, nggak nyesel ikut pelatihan ini.” Ujar Asri Widyastuti, salah satu peserta PJTD.  (Annisa Rahmasari)