Klarisa Mahasiswa Berprestasi UPGRIS Kenalkan Edible Plant melalui Aplikasi Biopedia

Semarang- Vokalpers.com. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) merupakan ruang yang digagas oleh Kemenristekdikti untuk mengapresiasi mahasiswa yang dianggap berprestasi dalam akademik dan non akademik. Kegiatan ini telah dimulai sejak 1986 dan sudah mengalami beberapa perubahan istilah atau nama. Tahun 2004 penyebutan kegiatan ini dikenal sebagai pemilihan Mahasiswa Berprestasi  (Mawapres), kemudian sejak 2017 istilah tersebut berganti menjadi Pilmapres. Ada 6 komponen penilaian pilmapres yang merujuk kinerja individu mahasiswa, yakni Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Karya Tulis Ilmiah,  prestasi yang diraih, penguasaan bahasa asing dan kepribadian.

Pilmapres tingkat universitasdi Universitas PGRI Semarang telah digelar pada Kamis (30/I)  di Ruang Seminar Gedung Pusat. Pilmpres  tahun ini diikuti oleh tujuh mahasiswa pemenang seleksi dari masing-masing fakultas. Adapun di antaranya yakni Slamet Fajar Nugroho (FEB), Aminatun Siska (FPIPSKR), Hervinda Kurniawati (FTI), Millenium Anjani Santosa (FH), Asysyifa Dinar Prashanty (FPBS), M.Fikri Fauzi (FIP), Klarisa Aulia Rahma (FPMIPATI). Ketiga dewan juri yang ikut andil dalam pemilihan tersebut yaitu Dr. Wiyaka, M.Pd., Dr. Fenny Roshayanti, M.Pd., dan Dr. Arri Handayani, S.Psi., M.Si.

Setelah menyisihkan keenam pesaingnya, Klarisa Aulia Rahma (FPMIPATI) akhirnya terpilih sebagai juara I dan berhak mewakili UPGRIS di tingkat LL Dikti. “Kaget, senang, tapi ada perasaan takut juga, maksudnya kan juga ada amanah yang harus bisa dijaga dan dilaksanakan dengan baik”, jelas Klarisa pada Vokalpers. Ia juga berterimakasih pada teman dan dosennya yang telah memberikan dukungan penuh.

Biopedia Apps: “Edible Plant Based on Android” sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan dan Peningkatan Gizi serta Mendukung Pertanian Berkelanjutan merupakan judul KTI yang Klarisa  ajukan saat seleksi.  Gagasan tersebut dilatar belakangi adanya peristiwa kelaparan dan malnutrisi di daerah Papua dan Maluku 2018 silam. “Beberapa penduduk ada yang meninggal gara-gara kejadian itu. Padahal Indonesia itu negara yang terkenal dengan megabiodiversitas. Yaitu negara dengan keanekaragaman hayati yang melimpah termasuk tumbuhan” ujar perempuan asal Pati tersebut..

Aplikasi Biopedia yang ia rancang merupakan bank data yang memuat informasi mengenai edible plant. Edible plant merupakan istilah bagi tumbuhan yang bisa dikonsumsi oleh manusia, seperti bunga (edible flower), dan buah (edible fruit).  Ia menuturkan informasi mengenai edible plant tersebut masih kurang diketahui oleh masyarakat. Seperti tumbuhan baru cina, bunga soka, pegagang, bakung, semanggi gunung yang bisa diolah menjadi bahan makanan.

Aplikasi tersebut menyediakan 12  fitur di antaranya menu daftar tumbuhan (plant list), cara budidaya (cultivation method), referensi (reference), forum diskusi(discussion forum), dan social share. Menurutnya dalam jangka panjang aplikasi tersebut dapat membantu mengatasi malnutrisi yang mempengaruhi ketahanan pangan. Pemerintah setempat bisa mengenalkan dan mengimplementasikan aplikasi biopedia ke penduduk. Selain itu, secara jangka pendek dapat berguna  bagi pendaki gunung yang tersesat atau mengalami kekurangan bahan makanan dengan mengakses informasi dari aplikasi biopedia.

Perempuan yang memiliki hobi memasak tersebut mengaku melakukan persiapan sekitar 3 bulan untuk maju pilmapres. Ia mengaku tertarik mengikuti pilmapres karena ingin mencari pengalaman baru sekaligus membanggakan orang tua dan pihak prodi, yakni Pendidikan Biologi. Sebelumnya ia juga pernah lolos pendanaan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) di tahun 2019 dan HaKI (Hak Kekayaan Intelektual). (C/ADP).