Mencekal Ketimpangan Sosial

https://www.imdb.com/title/tt3794354/

Produksi film tidak selalu dari skenario mentah yang diracik oleh penulis skenario hingga dimainkan oleh bintang film dan dikontrol oleh sutradara. Pasalnya beberapa film dibuat tidak dari skenario mentah tapi diadopsi dari cerita atau tokoh yang ada pada video game, novel atau bahkan peristiwa nyata. Layaknya film Resident Evil garapan Paul, film garapan Pat Casey dan Josh Miller juga mengadopsi tokoh dari sebuah video game. Sonic The Hedgehog, film adopsi dari video game tahun 1991 ini menjadi film terlaris kedua pada tahun 2020 silam.

Sama seperti dengan video gamenya, film ini mengisahkan tokoh utama sebuah makhluk dari planet lain yang mempunyai kemampuan berlari dengan kecepatan supersonic. Dan juga sebuah cincin emas yang pada film ini merupakan cincin yang dapat membentuk portal ke suatu tempat yang diinginkan pelempar cincin. Film garapan Pat Casey dan Josh Miller serta disutradari oleh Jeff Flower ini menyuguhkan genre laga, petualangan, juga keluarga.

Film ini berkisah tentang seekor landak biru bernama Sonic, hidup di tengah-tengah kota damai Green Hills tanpa diketahui oleh siapapun. Sonic memilih untuk tetap bersembunyi, karena terakhir kali ia terlihat oleh orang, masalah besar muncul. Kekuatan unik yang dimilikinya membuat siapapun tertarik dan mencoba mencari tahu lebih, apalagi makhluk bumi yang bernama manusia. Entah untuk penelitian ilmu pengetahuan ataupun yang lainnya, manusia tidak akan tinggal diam jika ada sesuatu yang baru muncul, baik makhluk, benda, bahkan zat yang tidak pernah ada di muka bumi sebelumnya. Manusia selain makhluk yang cerdas juga termasuk makhluk yang rakus, bahkan dilihat dari segi makanan pun, manusia jauh lebih rakus daripada binatang buas kelaparan. Selapar-laparnya singa, ia tidak akan memakan rumput, tapi selapar-laparnya manusia, singa pun bisa dimakan.

Dalam film ini makhluk rakus bernama manusia diperankan oleh Jim Carrey sebagai Dr. Robotnik atau Dr. Eggman. Dia adalah ilmuwan revolusioner yang dapat menciptakan teknologi canggih yang belum pernah ada di dunia pada saat itu. Temuannya yang revolusioner salah satunya adalah drone yang dapat mencari jejak Sonic. Drone juga mampu menganalisis bentuk kaki, hingga menentukan tinggi dan berat tulang belakang Sonic. Tidak berhenti di situ, teknologi yang disematkan dalam drone itu mampu mencocokkan analisisnya dengan seluruh makhluk yang ada di bumi. Analisis dan pencocokan itu semua hanya dilakukan dengan modal jejak sepatu yang dikenakan Sonic. Belum lagi pesawat ciptaannya yang memiliki kecepatan supersonic. Meski awalnya belum bisa digunakan karena tidak punya sumber energi yang cukup untuk mengoperasikannya.

Saat pemerintah Amerika Serikat khawatir dengan pemadaman listrik di seluruh benua Pasifik, mereka sepakat untuk mengirimkan Dr. Robotnik untuk mengusut peristiwa itu. Karakternya sebagai antagonis, dalam film ini memerankan kerakusan ilmuwan ataupun manusia itu sendiri. Sebagai seorang ilmuwan brilian yang sangat haus akan kekuatan, dia berencana menangkap Sonic, hidup ataupun mati. Dr. Robotnik sangat tertarik dengan kemampuan yang dimiiliki Sonic dan menginginkannya untuk menguasai dunia.

Dr. Robotnik seorang ilmuwan yang luar biasa cerdas, dapat menciptakan alat-alat modern luar biasa yang dapat mempermudah pekerjaannya, dalam hal ini memburu Sonic. Ilmuwan cerdas dengan penemuan revolusioner ini memiliki karakter yang sedikit aneh dan perilakunya jauh dari manusia normal atau mungkin bisa disebut gila. Mungkin juga Pat dan Josh menghadirkan karakter ilmuwan gila, gila dalam artian yang sesungguhnya.

Karakter  Dr. Robotnik yang aneh dan tidak dianggap oleh masyarakat yang dalam film ini diwakilkan oleh pemerintah Amerika Serikat, mengingatkan tentang tanggapan masyarakat pada orang-orang yang memiliki tingkah aneh kepribadian yang tidak normal. Sudah menjadi hal yang biasa di lingkungan kita, saat ada anak yang memiliki tingkah yang aneh dan perilaku yang tidak sesuai dengan kebiasaan masyarakat di lingkungan itu, ia akan menerima pengucilan dari masyarakat. Tidak sedikit pula masyarakat yang tidak mempedulikan kehadirannya dan menjaga keluarganya agar tidak dekat-dekat dengan orang yang mereka labeli aneh itu.

Tanggapan masyarakat ini sungguh disayangkan, karena mereka yang punya kepribadian yang berbeda bukan berarti mereka juga tidak merasakan sakit hati karena dijauhi oleh orang-orang. Namun budaya dalam masyarakat pun juga sudah sangat kental, susah rasanya untuk memperlakukan orang-orang aneh dengan layak. Sekalipun ada niat untuk melakukannya, lingkungan tidak akan dengan mudah menerima itu, justru masyarakat malah mengikutsertakan kita untuk dikucilkan.

Pat dan Josh membawakan karakter Dr. Robotnik yang memiliki perilaku yang aneh di dalam film Sonic: The Hadgehog. Perilaku Dr. Robotnik ini membuatnya tidak dipedulikan oleh masyarakat, bahkan pemerintah Amerika Serikat pun memandang Dr. Robotnik orang yang lebih mengerikan dari orang aneh, meskipun dia sangat cerdas. Pada saat pemerintah Amerika Serikat mendiskusikan pemadaman listrik se-benua Pasifik, terjadi kealotan dalam pemilihan siapa yang akan menangani masalah itu. Banyak dari para menteri yang tidak setuju dengan pengiriman Dr. Robotnik untuk mengusut kasus itu. Ketidaksetujuan itu tidak lain berdasarkan sifat dan perilaku Dr. Robotnik yang aneh dan dipandang sebagai manusia yang tidak normal. Selain perilakunya yang aneh, masyarakat pun juga tidak menghiraukan keberadaannya, diakhir film salah satu pejabat pemerintah juga menegaskan bahwa Dr. Robotnik adalah orang yang tidak ada atau tidak pernah ada.

Film ini memberi sedikit jalan untuk orang-orang yang memiliki kepribadian di luar orang-orang normal, untuk tetap bangga dengan kepribadian yang mereka miliki dan balik mengacuhkan orang-orang yang mengucilkannya. Dr. Robotnik menganggap dirinya orang yang paling cerdas dan bangga akan dirinya yang tidak dianggap oleh orang lain. Dalam adegan Dr. Robotnik mendatangi rumah Tom, jelas dia mengatakan sendiri bahwa dia adalah orang yang tidak pernah ada, dan tidak ada yang bisa mengancam orang yang tidak pernah ada. Kata-kata yang dilontarkannya itu, menggambarkan bahwa dirinya adalah orang yang kuat karena ketidakberadaannya di masyarakat. Tidak akan ada yang bisa mengancam, menghukum, atau pun memperlakukannya dengan tidak baik, karena dirinya tidak pernah ada dalam masyarakat itu.

 Cukup mengesankan karakter Dr. Robotnik yang tuliskan oleh Pat dan Josh ini, alih-alih terpuruk karena disingkirkan oleh masyarakat, Dr. Robotnik justru senang dan bangga dengan label itu. Dr. Robotnik menganggap orang-orang normal itu adalah orang-orang yang bodoh karena tidak pernah menggapai sesuatu yang belum pernah dicapainya. Sebuah seni menghadapi masyarakat yang tidak sesuai dengan kepribadian kita dan menekan kita untuk menjadi seseorang yang bukan sama sekali diri kita. Lingkungan yang tidak tepat bukan berarti harus mengikuti orang-orang di lingkungan itu dan beradaptasi dengan kebiasaan mereka. Dr. Robotnik justru merendahkan lingkungan yang tidak sesuai dengan perilakunya dan menempatkan dirinya ke level yang jauh lebih tinggi. Sebuah cara untuk menghargai diri sendiri dan mengabaikan lingkungan yang tidak mendukungnya sama sekali, daripada terpuruk karena ketidakadilan itu.

Penulis : Maulana Lukmanul Chakim