Orasi Calon Tiga Lembaga Tinggi UPGRIS: Gerbong Utama Menuju Kampanye

Sumber Gambar: Vokalpers

Vokalpers_Menuju Permilu Raya (Pemira) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tahun 2022, Komisi Pemilu Raya Mahasiswa (KPRM) mengadakan Deklarasi Damai dan Orasi bagi calon Lembaga Tinggi UPGRIS. Acara yang digelar di Gedung Pusat Lantai 7, Universitas PGRI Semarang ini diadakan untuk calon presiden mahasiswa dan wakilnya, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM)  dan Lembaga Keuangan Mahasiswa (LKM) (16/11/2022).

Deklarasi Damai dan Orasi merupakan serangkaian dari Permira. Setiap calon berorasi sesuai dengan tema yang sudah ditentukan oleh panitia. Adapun tema orasi untuk Lembaga Keuangan Mahasiswa yaitu “Pengawasan Keuangan Lembaga sebagai Katalisator Tercapainya Tujuan untuk Memajukkan Kesejahteraan Ormawa—Lemawa” Selanjutnya, tema untuk DPM “Mendapatkan Titik Temu Permasalahan yang Diaspirasikan dari Mahasiswa, dan tema orasi untuk Capresma “Membangun Asa Pendidikan Indonesia dengan Retorika dan Sikap Kritis Mahasiswa”.

Acara yang berlangsung sekitar empat jam ini berjalan dengan baik. Setiap calon menyuarakan orasinya dengan penuh semangat dan keberanian. Setiap calon mengikuti orasi dengan mematuhi peraturan dan sistematika yang telah ditentukan panitia. Peserta yang hadir dalam acara ini adalah perwakilan Komting dari setiap kelas.

Diselenggarakannya sebuah acara tentu tidak terlepas dari maksud dan tujuan. Dengan adanya Deklarasi Damai dan Orasi, hal tersebut bisa menjadi gerbong utama dalam menuju kampanye. “Jadi ketika Deklarasi Damai dan Orasi sudah selesai, maka kampanye dapat diselenggarakan,” hal tersebut diungkapkan oleh ketua panitia KPRM, Ajid Rezal Fahmi, mahasiswa Fakultas Hukum.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan untuk mahasiswa UPGRIS mengenai peran mahasiswa dalam acara Pemira ini, “Intinya mahasiswa itu jangan terlalu apatis dengan politik, terutama di politik kampus. Soalnya juga di politik kampus itu kan kalau kita ketahui kan sebagai mahasiswa nggak boleh langsung nurut-nurut sama orang,” ujar Reza.

Penulis : Radit Bayu Anggoro
Editor : Asri Widiastuti